6 Manfaat Kacang Tanah Untuk Kesehatan

wentin.co – Kacang tanah adalah jenis kacang-kacangan yang berasal dari dataran Amerika Selatan. Sebutannya beragam, dari peanuts, groundnuts, hingga goobers. Uniknya, kacang tanah bukanlah ‘kacang sesungguhnya’ seperti kacang mete dan almon.

Jenis kacang yang satu ini tumbuh di dalam tanah dan termasuk dalam kelompok leguminosa. Ini berarti kacang tanah lebih mirip dengan kacang lentil, kacang polong, serta kacang kedelai.

Leguminosa seperti kacang tanah terkenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi. Bahan pangan ini juga padat kalori karena mengandung lemak nabati yang bermanfaat bagi kesehatan.

Kandungan Gizi Kacang Tanah

Energi: 525 kkal
Protein: 27,9 gram
Lemak: 42,7 gram
Karbohidrat: 17,4 gram
Serat: 2,4 gram
Karoten total (vitamin A): 30 mikrogram
Thiamin (vitamin B1): 0,44 miligram
Riboflavin (vitamin B2): 0,27 miligram
Niasin (vitamin B3): 1,4 miligram
Kalsium: 316 miligram
Fosfor: 456 miligram
Besi: 5,7 miligram
Natrium: 31 miligram
Kalium: 466,5 miligram
Tembaga: 1,55 miligram
Zinc: 1,9 miligram

Selain zat gizi, kacang tanah juga kaya akan zat fitokimia dan antioksidan. Zat fitokimia yaitu zat-zat kimia yang secara alamiah terkandung di dalam tumbuhan. Fitokimia pada makanan ini di antaranya isoflavon, asam fitat, fitosterol, dan p-Coumaric acid.

[BACA JUGA] 5 Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan

Manfaat Kacang Tanah Untuk Kesehatan

1.Menjaga Kesehatan Jantung

Kacang tanah memberikan manfaat bagi kesehatan jantung karena kandungan lemak tak jenuhnya lebih tinggi dibandingkan lemak jenuh. Lemak tak jenuh adalah lemak menyehatkan yang dapat menurunkan kolesterol serta mencegah penyakit jantung.

Kacang bernama ilmiah Arachis hypogaea ini juga kaya vitamin B3, magnesium, dan tembaga yang diperlukan untuk memelihara kesehatan jantung. Kombinasi vitamin, mineral, dan lemak menyehatkan akan membuat jantung Anda lebih kuat dan sehat.

2.Membantu Menurunkan Berat Badan

Meskipun padat akan kalori dan lemak, kacang tanah ternyata tidak menambah berat badan. Sebuah studi dalam jurnal Nutrition Research justru menyebutkan konsumsi kacang tanah dapat membantu menjaga berat badan dan mengurangi risiko obesitas.

Makanan ini kemungkinan membuat Anda kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan untuk makan secara berlebihan. Selain itu, protein dan lemak menyehatkan pada kacang juga meningkatkan laju pembakaran energi di dalam tubuh Anda.

3.Menurunkan Kolesterol

Kandungan lemak tak jenuh pada kacang tanah berpotensi menurunkan jumlah low-density lipoprotein (LDL), yakni kolesterol ‘jahat’ yang dapat membentuk plak pada pembuluh darah. Ini merupakan penyebab utama dari penyakit jantung koroner.

Lemak menyehatkan ini juga memelihara sel-sel tubuh dan memberikan tubuh Anda asupan vitamin E. Vitamin E merupakan salah satu antioksidan yang melindungi jaringan tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas.

4.Meningkatkan Kesuburan

Buat pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, mengonsumsi kacang tanah dapat meningkatkan fertilitas. Disarankan pasangan untuk mengonsumsi kacang tanah setidaknya 100 gram per hari untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan.

Manfaat kacang tanah juga baik dikonsumsi semasa kehamilan, sebab kandungan asam folatnya dapat mendukung perkembangan otak dan saraf janin.

5.Mengurangi Depresi

Ada beberapa faktpr penyebab Depresi yang terjadi pada seseorang. Mulai dari faktor genetik, perubahan atau paparan lingkungan serta gangguan neurologis yang disebabkan oleh paparan bahan kimia di otak. Produksi serotonin mempengaruhi kemunculan depresi.

Pada kacang tanah memiliki kandungan triptofan asam amino. Kandungan ini mampu memberikan manfaat kacang tanah berupa pembentukan serotonin. Serotonin sangat membantu dalam membentuk suasana hati yang positif.

6.Memperbaiki Sel Tubuh

Beragam jurnal kesehatan menyebutkan bahwa kacang tergolong sebagai jenis makanan sumber nutrisi protein nabati. Dalam 100 gram kacang, terdapat sekitar 25 sampai 26 gram protein tumbuh-tumbuhan ini. Jumlah tersebut telah mencakup hampir setengah kebutuhan protein seseorang dalam satu hari.

Pada wanita dewasa, dianjurkan untuk mendapatkan protein sebanyak 46 gram setiap harinya. Sedangkan pada pria dewasa, kebutuhan proteinnya setiap hari mencapai angka 56 gram. Jadi, cukup dengan mengonsumsi 100 gram kacang-kacangan, kamu telah mampu mencukupi setengah asupan protein harian yang dibutuhkan tubuh.

Meski begitu, kebutuhan protein setiap orang tidaklah selalu sama. Beberapa hal seperti, usia dan juga faktor risiko memengaruhi jumlah protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, yang pasti, kamu harus mampu mencukupi asupan protein tubuh ini agar sel-sel di dalam tubuh dapat dibangun dan diperbaiki saat mengalami kerusakan.

Leave a Comment